1.
Tomat
Merdeka.com - Tomat mengandung zat anti kanker
lycopene. Zat tersebut terkandung dalam warna merah pada kulit tomat.
Lycopene memiliki peran untuk menurunkan risiko berbagai tipe kanker.
Lycopene juga mengandung vitamin C, antioksidan yang mencegah kerusakan
sel dan memicu kanker.
Selama ini lycopene juga diketahui bisa menurunkan risiko kanker payudara, prostat, pankreas, dan kanker usus besar. Tak hanya itu, mengonsumsi tomat juga dikaitkan dengan banyak manfaat kesehatan lainnya seperti meningkatkan kekebalan tubuh.
Selama ini lycopene juga diketahui bisa menurunkan risiko kanker payudara, prostat, pankreas, dan kanker usus besar. Tak hanya itu, mengonsumsi tomat juga dikaitkan dengan banyak manfaat kesehatan lainnya seperti meningkatkan kekebalan tubuh.
2.
Teh hijau
Merdeka.com - Sejak lama teh hijau memang dianggap
sebagai salam satu minuman yang menyehatkan. Teh hijau mengandung banyak
manfaat seperti membantu menurunkan berat badan atau menghilangkan
racun dari dalam tubuh. Selain itu, antioksidan yang ada di dalamnya pun
diketahui bisa mencegah kanker.
Antioksidan yang ada dalam teh hijau bisa mencegah kerusakan sel yang bisa memicu kanker. Teh hijau diketahui bisa mencegah kanker kandung kemih, kanker payudara, dan bahkan kanker kulit. Selain itu, teh hijau juga bisa menurunkan risiko kanker dengan menurunkan tingkat gula dalam darah.

Antioksidan yang ada dalam teh hijau bisa mencegah kerusakan sel yang bisa memicu kanker. Teh hijau diketahui bisa mencegah kanker kandung kemih, kanker payudara, dan bahkan kanker kulit. Selain itu, teh hijau juga bisa menurunkan risiko kanker dengan menurunkan tingkat gula dalam darah.
3.
Brokoli, kubis, dan kembang kol
Merdeka.com - Brokoli, kubis, dan kembang kol
mengandung banyak indole-3-carbinol. Zat tersebut merupakan bahan kimia
yang diketahui bisa melawan kanker payudara. Komponen tersebut juga
diketahui bisa mengubah estrogen yang memicu tumbuhnya sel kanker dengan
jenis estrogen yang lebih aman dan mencegah tumbuhnya kanker.
Mengonsumsi brokoli diketahui bisa mencegah kanker usus besar, kanker rektum, dan lainnya. Hal ini karena adanya sulforaphane yang ada dalam brokoli, kubis, maupun kembang kol. Anda bisa menambahkan brokoli, kubis, atau kembang kol ke dalam masakan setiap hari untuk mendapatkan hasil maksimal.
Mengonsumsi brokoli diketahui bisa mencegah kanker usus besar, kanker rektum, dan lainnya. Hal ini karena adanya sulforaphane yang ada dalam brokoli, kubis, maupun kembang kol. Anda bisa menambahkan brokoli, kubis, atau kembang kol ke dalam masakan setiap hari untuk mendapatkan hasil maksimal.
4.
Bawang putih
Merdeka.com - Selama ini bawang putih dikenal dengan
baunya yang menyengat dan membuat bau mulut serta produksi gas dalam
tubuh meningkat. Namun sesungguhnya bawang putih juga memiliki banyak
manfaat kesehatan, termasuk mencegah kanker dan sel tumor. Bawang putih
mengandung antioksidan yang bisa melindungi sel dari radikal bebas.
Antioksidan yang ada dalam bawang putih juga melindungi tubuh dari kerusakan sel yang memicu kanker atau menyebabkan munculnya tumor. Penelitian mengungkap bahwa mengonsumsi bawang putih bisa menurunkan risiko terkena kanker perut atau kanker usus besar hingga 50 persen. Hal ini berlaku untuk bawang putih yang dikonsumsi secara mentah maupun yang sudah dimasak.
Antioksidan yang ada dalam bawang putih juga melindungi tubuh dari kerusakan sel yang memicu kanker atau menyebabkan munculnya tumor. Penelitian mengungkap bahwa mengonsumsi bawang putih bisa menurunkan risiko terkena kanker perut atau kanker usus besar hingga 50 persen. Hal ini berlaku untuk bawang putih yang dikonsumsi secara mentah maupun yang sudah dimasak.
5.
Grapefruit
Merdeka.com - Orang Indonesia mungkin masih belum
familiar dengan buah grapefruit. Buah ini hampir mirip dengan delima,
namun dengan isi yang sama dengan jeruk. Seperti halnya buah sitrus yang
lain, grapefruit diketahui bisa mencegah kanker. Hal ini karena adanya
zat bernama monoterpenes yang terkandung di dalamnya.
Zat tersebut bisa mengeluarkan zat karsinogen penyebab kanker yang ada dalam tubuh dan mencegah munculnya sel kanker. Selain itu, grapefruit juga mengandung vitamin C, beta-karoten, dan asam folat yang mencegah kerusakan sel dan menguatkan sistem kekebalan tubuh. Penelitian mengungkap bahwa grapefruit bisa mencegah pertumbuhan sel kanker payudara.
Zat tersebut bisa mengeluarkan zat karsinogen penyebab kanker yang ada dalam tubuh dan mencegah munculnya sel kanker. Selain itu, grapefruit juga mengandung vitamin C, beta-karoten, dan asam folat yang mencegah kerusakan sel dan menguatkan sistem kekebalan tubuh. Penelitian mengungkap bahwa grapefruit bisa mencegah pertumbuhan sel kanker payudara.
6.
Jamur
Merdeka.com - Beberapa jenis jamur seperti jamur
kancing, jamur shitake, dan maitake diketahui mengandung zat yang bisa
meningkatkan kekebalan tubuh. Dengan begitu, makanan tersebut juga bisa
membantu mencegah kanker. Jamur maitake diketahui bisa menurunkan risiko
kanker dengan cara mengontrol tingkat gula dalam darah. Jamur reishi
bisa menangkal pertumbuhan tumor. Namun sebaiknya gunakan jamur yang
dikembangkan secara organik, bukan yang mengandung pestisida.
Itulah beberapa makanan enak yang bisa Anda konsumsi untuk menurunkan risiko terkena kanker. Makanan tersebut bisa dikonsumsi secara langsung atau dicampurkan dalam masakan.
Itulah beberapa makanan enak yang bisa Anda konsumsi untuk menurunkan risiko terkena kanker. Makanan tersebut bisa dikonsumsi secara langsung atau dicampurkan dalam masakan.
Sumber : http://www.merdeka.com/sehat/tangkal-kanker-dengan-6-makanan-enak-ini.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar