Sabtu, 04 Juni 2016

DARI FEODALISME HINGGA KAPITALISME ( Sebuah Refleksi Dan Sejarah )





Gambar diambil dari Google


Mendengar kata feodalisme pasti dibenak kita tergambar   kerajaan pada waktu silam. Feodalisme tidak bisa dipisahkan dengan suatu kerajaan yang berkuasa pada waktu lampau di Prancis ,dimana feudalisme tersebut lahir dan di gunakan sebagai sistem dalam kerajaan dalam tatanan kehidupan bermasyarakat. Segala sendi kehidupan misalnya ekonomi ( pertanian,perkebunan,peternakan ),hukum,sosial dan budaya semuanya diatur oleh seorang raja karena yang berkuasa adalah raja sehingga segala sesuatu harus diatur dan bergantung kepada kerajaan/raja sebagai pemimpin atas rakyatnya.

Raja adalah satu-satunya pemimpin yang memegang kekuasaan.Cara pemerintahan yang dipakai pada feudalisme adalah autokratis,dimana kekuasaan membuat undang-undang,kekuasaan kehakiman dan kekuasaan menjalankan undang-undang merupakan sepenuhnya terpusat kepada dirinya sendiri .Artinya bahwa raja adalah sekaligus negara bahkan dikatakan sebenarnya negara itu tidak ada yang ada hanyalah raja dan raja mengikatkan dirinya pada  negara dengan demikian cara pemerintahannya adalah monarki absolut yaitu kekuasaan yang tak terbatas atau bahasa jawanya adalah  SEMAU EDEWE.

Kondisi masyarakat sangat kaku meskipun terdapat kehidupan di berbagai bidang.Dimana rakyat jelata hidup dalam cengkeraman seorang raja,artinya rakyat jelata hanya sebagai makmum yang hanya bisa mengikuti apa saja yang dikatakan raja.raja bilang A rakyat harus bilang A,raja bilang B rakyat tidak boleh bilang C harus B, dan itulah yang dinamakan pemerintahan monarki absolut,otokrasi,otoriter dan feudals absolut.

Raja adalah wakil tuhan,segala titah raja adalah titah tuhan sehingga apa saja yang dikatakan raja menjadi sumber hukum dalam kerajaan yang wajib di dengar kemudian dijalankan oleh semua rakyat.Rakyat tidak boleh bersuara dalam kerajaan apalagi  memberikan kritikan sehingga rakyat harus menerima saja dan apa adanya. NO COMENT.......raja adalah simbol tuhan denga demikian menentang raja sama artinya menentang tuhan.

Selain dia atas,ada beberapa faktor pendorong yang membentengi kerajaan/seorang raja sehingga menjadi kuat.Kerajaan selalu di sokong dan di bentengi oleh para kaum ningrat dan para penghulu-penghulu agama mau tidak mau rakyat jelata harus tunduk kepada raja karena raja sekali lagi memegang para kaum ningrat dan pemuka-pemuka agama dimana kedua kelas ini sangat di segani dan di hormati oleh para rakyat jelata.dengan demikian kekuatan feudal sangat kuat.

Lama kelamaan dilingkungan kerajaan tumbuh satu kelas yang dinamakan kelas pengusaha atau kaun niaga.Pada mulanya kelas ini tdak populer karena jumlah mereka masih dibilang sedikit dan baru tumbuh alias belom menonjol.Kelas niaga belum sama sekali merasakan belenggu oleh kekuasaan raja yang membuat hukum atau peraturan sendiri sendiri.tetapi seiring dengan perkembangan kehidupan di kerajaan para kaum pengusaha/niaga merasakan pertauran-peraturan yang dibuat oleh raja semakin membelenggu usaha mereka dengan demikian para pengusaha menginginkan suatu peraturan yang memeberikan peluang keleluasaan agar usaha-usaha mereka terus subur dan berkembang dengan tujuan profit oriented.

Dengan keinginan yang kuat untuk memperlancar usaha dan merongrong peraturan-peraturan raja sehingga muncul tekat kuat untuk menghancurkan dan merebut kekuasaan maka para kaum niaga mulai menyentuh dan memanfaatkan tenaga para rakyat jelata untuk dipekerjakan dan sambil memprovokasi rakyat jelata bahwa tatanan kehidupan harus dirubah total dengan mengganti sistem feudal autoctati/absolute monarki menjadi parlementari democrati atau kekuasan dari rakyat,oleh dan untuk rakyat,yaitu cara pemerintahan gaya baru dimana harus berdasarkan suara rakyat dan kehendak rakyat.

Para kaum perusahaan tahu betul bahwa rakyat jelata sudah lama menggerutu,dendam dan sengasara di bawah sistem feudal autokrasi.kaum perusahaan mulai membakar semangat dan membangkitkan para kaum rakyat jelata dengan pidato-pidato revolusioner dan semboyan yang muluk-muluk yaitu parlementari demokrati hingga akhirnya kaum perusahaan mulai memobilisir kaum jelata untuk dimanfaatkan untuk kepentingan mereka semata dan kaum perusahaan mendidrikan parlemen yang disinilah segala peraturan-pareturan feodals autokrasi mulai di bongkar dan ditiadakan.

Rakyat jelata pun mulai diikat dengan semboyan dan segala tuntutan.dan hatinya rakyat jelata tertangkap oleh keindahan sinarnya idealisme baru itu,berkobar menyala-nyala menyundul langit. Rakyat jelata mulai bersatu untuk melawan sistem feodals autokrasi di bawah kekuasaan raja hingga berubah menjadi revolusi yang menggelombang menghantam tembok-temboknya kekusaan feodals autokrasi dengan cara yang gemuruh gegap-gempita.Raja runtuh,kaum ningratnruntuh,kaum penghulu agama runtuh,semua elemennya feodals autokratis itu runtuh oleh hantamannya rakyat jelata.maka tamatlah riwayatnya kekusaan feodals autokratis setelah abad delapan belas dan abad kesembilan belas telah berusia beberapa tahun sisa-sisa dari feodals autokratis telah habis dan sirna.

Revolusinya kaum perusahaan di prancis telah berhasil....!!!!!!!!!! Revolusinya kaum perusahaan,dengan tenaga dan darahnya kaum rakyat jekata segera menjadi lonceng bagi negeri-negeri di benua eropa untuk menghapuskan sistem-sistem feodals,otokrasi,absolutisme.faham parlementari demokrasi mulai menyebar ke eropa barat dan pada pertengahan abad kesembilan belas eropa barat telah menjadi padangnya sistem baru ini yaitu parlementari demokrasi.

Tetapi apa yang terjadi,pada pertengahan abad kesembilan belas kapitalisme mulai menaik betul-betul.Sejak waktu itu di eropa barat kelas borjuis telah menjadi maha-kuasa.Kelasnya feodal telah surut dan silam,kelasnya otokrasi keningratan hilang dan hapus total tetapi tempatnya digantikan dengan kelas kapitalis yang maha-kaya.sementara rakyat jelata yang di prancis menjadi suruhannya kelas borjuis dengan mengorbankan darah dan jiwa untuk kepentingan kelas pemodal/borjuis.

Di lapangan ekonomi,rakyat jelata tetaplah menjadi kelas yang buntung.mereka menjadi kelas yang menderita dan perbudak oleh kaum pemodal/borjuis.Tenaga mereka di eksploitasi untuk kegiatan produksi demi keuntungan sebesar-besarnya dengan upah tak layak bahkan tanpa upah.






Jumat, 27 Mei 2016

MEMAKNAI BULAN RAMADHAN




Gambar diambil dari Google.
 

Bulan Ramadhan adalah salah satu bulan yang sangat di tunggu-tunggu kedatangannya oleh semua orang muslim yang mengaku beriman kepaad Allah SWT.Pada Bulan ini Allah SWT membukakan pintu Rahmat-Nya dan Magfirah-Nya bagi seluruh ummat islam yang ada di seantero dunia ini. Seluruh orang beriman wajib menjalankan ibadah puasa baik dia wanita,lelaki,janda,lajang,tua,muda maupun banci sekalipun….sebagaiman firman Allah SWT yang artinya “Hai,orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu menjadi orang bertaqwa’’.

Dari ayat diatas ,Allah SWT telah memanggil hambanya yang beriman,artinya Allah SWT tidak memanggil hamba-hambanya yang tidak mengaku beriman. Ini merupakan suatu kehormatan bagi orang-orang yang beriman karena telah di panggil secara khusus oleh Allah SWT untuk menjalankan yang namanya ibadah Puasa. Ibadah Puasa ini bukan hanya di jalankan oleh umat nabi Muhammad Saw tetapi jauh sebelumnya telah dijalankan oleh para Nabi dan Rasul sebelum nabi Muhammad Saw menjadi rasul.yang paling sangat penting dari ibadah puasa ini yaitu memilki sutu tujuan atau visi yang sudah sangat jelas dimana agar orang-orang yang beriman diharapkan untuk menjadi orang yang bertaqwa,bukan hanya bertaqwa ketika berpuasa saja tetapi menjadi insan yang bertaqwa di bualan-bulan lainnya.

Di bulan ini kita banyak belajar tentang kehidupan mulai yang rumit hingga yang mudah,dari yang suram hingga yang terang,karena allah menguji diri kita dengan berbagai cobaan-cobaan dengan tingkat level yang berbeda-beda.Bulan Ramadhan penuh dengan cobaan untuk mencapai taqwa ke level yang paling tinggi.

Ketika kita merasakan lapar, pada saat itu juga kita merasakan bagaimana sakitnya menjadi orang tak mampu dari segi ekonomi,ketika kita merasa haus, pada saat itu juga bagaimana seandainya allah tidak menciptakan air untuk kehidupan kita,sehingga timbullah rasa berfikir dan rasa suykur kita kepada Allah SWT atas nikmat-nikmat yang telah di anugrahkan-Nya dan masih banyak lagi pelajaran yang dapat kita ambil pada bulan yang penuh berkah ini.

Tetapi tidak jarang kita lihat bahwa ada dari kita,teman-teman kita atau kerabat-kerabat kita yang mengisi bulan Ramadhan ini dengan aktivitas-aktivitas atau kegiatan-kegiatan yang tidak ada manfaatnya bahkan menodai bulan Ramadhan.Misalnya saja,di pagi hari bukannya memperbanyak beribadah dan membaca Alqur’an akan tetapi dengan terang-terangnya bermain remi (kartu),domino,tidur dari pagi sampai sore dan lain-lainnya,sementara di malam hari bukkannya shalat taraweh dan tadarussan akan tetapi mulai setelah shalat magrib ada yang nongkrong di taman dan pinggir-pinggir jalan dan yang paling membuat masyarakat resah yaitu suara kembang api / macron.Semuanya ini sangat kita sayangkan.

Kita berpuasa sebulan penuh,dalam sebulan ada 30 hari yang harus kita lalui dan setiap sepuluh hari yang kita lalui terdapat makna-makna tesrendiri,baiklah saya akan paparkan dengan singkat:
1. Sepuluh hari pertama pada bulan Ramadhan Allah SWT telah memberikan rahmat-Nya bagi kita    semua,tentunya bagi orang islam.
2. Sepuluh hari kedua pada bulan Ramadhan Allah SWT memberikan magfirahNnya  kepada kita semua.
3. Sepuluh hari terakhir pada bulan Ramadhan Allah SWT membebaskan kita dari api neraka.
Itulah kelebihan-kelebihan pada bulan Ramdhan yang suci ini.

Setelah membaca tulisan saya yang singkat ini kita sebagai orang yang telah mengaku beriman denag penuh kesadaran dan keikhlasan, hati kita mulai tersentuh untuk melalukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat dan apa yang di perintahkan oleh Allah SWT selama bulan Ramadhan dan di bulan-bulan yang lain.Mudah-mudahan dengan  menjalan kewajiban ini kita termasuk orang-orang yang dipilih oleh Allah SWT dan mendapatkan predikat orang-orang yang bertaqwa. Amiiin Ya Rabbal Alamiiin.

Selamat menjalankan ibadah Puasa Ramadhan 2016/1437 H.

Rabu, 20 April 2016

Mendambakan Sosok Kartini Masa Kini


gambar diambil dari google
 
Oleh: Abdurrazak 

“Hari kartini bukan hanya sekedar untuk di peringati. Tetapi yang lebih penting adalah meneruskan cita-cita dan perjuangannya (R.A Kartini)  secara nasional. Sehingga bangsa Indonesia mendambakan sosok kartini masa kini yang  sesuai dengan kondisi bangsa Indonesia sekarang ini".

Rakyat Indonesia memperingati momentum hari kartini yang jatuh setiap tanggal 21 April. Berbagai cara pun di lakukan oleh warga untuk mengenang sosok pahlawan indonesia yang satu ini. Betapa tidak, sosok kartini merupakan simbol perjuangan bagi kaum perempuan indonesia,khususnya. Dan menjadi inspirasi bagi semua orang dalam memperjuangkan kemerdekaan dari segala aspek kehidupan.

Bukan hal yang baru lagi, bahwa catatan dari seorang Raden Ajeng Kartini yang tidak akan pernah terlupakan oleh rakyat Indonesia adalah “Habis Gelap Terbitlah Terang”. Namun, dalam tulisan saya ini tidak akan menjelaskan isi dari catatan tersebut, tetapi mengutarakan dengan singkat potret perjuangan Raden Ajeng Kartini. Selanjutnya, penulis tertarik pada sosok atau karakter yang harus dimiliki oleh setiap perempuan sekarang ini, yang kemudian penulis sebut sebagai “Sosok Kartini Masa Kini”. Kenapa? karena menurut hemat penulis, perosoalan dan tantangan bangsa sekarang,besok dan kedepannya lebih berat dibandingan dengan zaman-zaman sebelumnya.

Seperti yang pernah di katakan  jauh sebelumnya oleh sang proklamator Soekarno, bahwa tugas dari generasi bangsa akan jauh  lebih berat setelah kemerdekaan. Karena mereka (para founding fadhers) dan bangsa indonesia secara keseluruhan melawan penjajah yang jelas dan mudah di analisa, tapi sekarang kita berperang melawan bangsa sendiri. Kalau di cermati lebih mendalam dari apa yang pernah di katakan oleh Bung Karno tersebut, benar-benar  mengindikasikan bahwa persoalan dan tantangan bangsa kedepannya jelas lebih kompleks.

Potret Perjuangan Raden Ajeng Kartini
Di bawah tekanan penjajahan Belanda, dimana kondisi sosial masyarakat tempo dulu dapat kita katakan masih awam atau tunduk pada tradisi (adat istiadat) yang belum benar-benar di pahami. Akibatnya, menjadikan seorang perempuan hanya sebagai seorang ibu rumah tangga. Bukan hanya itu, hak-hak perempuan sebagai mahluk social pun sangat terbatas yakni, tidak ada ruang untuk memperoleh  pendidikan, sedikitnya ruang bagi perempuan dalam melakukan segala bentuk aktivitas, dan lebih-lebih dalam soal memih calon suami. Atas dasar itulah, Raden Ajeng Kartini melihat bahwa  keberadaan perempuan selalu dipandang sebelah mata.

Atas dasar itulah,selanjutnya, membuat dirinya tampil menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan segala bentuk diskriminasi antara laki-laki dan perempuan atau yang sering kita dengar dengan istilah “kesetaraan gender” . Salah satu contoh konkrit dari Raden ajeng kartini untuk membuktikan perjuangannya tersebut yakni, mendirikan sekolah gratis di Jepara. Di sekolah gratis inilah Raden Ajeng Kartini memberikan beragam pendidikan yaitu; mulai membaca, menulis, memasak dan menenun pada anak gadis di bawahnya. Selanjutnya, dia juga membentuk pendidikan di cabang Semarang, Surabaya, Yokjakarta, Malang, Cirebo dan beberapa wilayah di Daerah Jawa Tengah.

Selain hal di atas, Raden Ajeng Kartini memiliki cita-cita dan semangat perjuangan yang tinggi dan progresif. Dia memiliki cita-cita ingin membebaskan kaum perempuan dari segala bentuk diskriminasi dan dari segala bentuk penindasan. Selain mendirikan sekolah gratis, dia juga aktif melakukan komunikasi dengan kawan-kawannya yang berada di Belanda. Meskipun hanya berkomunikasi lewat surat.

Pada dasarnya perjuangan Raden Ajeng Kartini tidak  hanya mengangkat derajat kaum perempuan,tetapi api lebih dari itu. Dalam bukunya yang terpopuler “Habis Gelap Terbitlah Terang”, Dia juga berbicara persoalan nasional, artinya cara pandang Raden Ajeng Kartini tidak bersifat kedaerahan. Dan bisa kita katakan juga bahwa pendidikan dan output pendidikan yang dibangun menjadi cikal bakal lahirnya persatuan pemuda/pemudi Indonesia, yang kita kenal dengan sebutan sumpah pemuda pada tahun 1928.

Dari uaraian singkat di atas, dapat kita  simpulkan bahwa di bawah tekanan pemerintahan Belanda yang menjajah kaum pribumi pada saat itu, dimana tokoh Raden Ajeng Kartini mampu membentuk dan menggugah semangat pendidikan meskipun dalam tekanan budaya yang masih primitive.  Namun, semangat itulah yang menjadikannya sebagai soko guru ,simbol perjuangan kaum perempuan dan sekaligus pejuang nasional yang harus kita tiru dan budayakan, meskipun dibawah tekanan dan bahkan moncong bedil mengancam.

Harus Ada “Sosok Kartini Masa Kini”. Seperti Apa?
Menurut analisis penulis, ada bebeapa alasan yang kaitannya dengan apa yang pernah di katakana oleh Soekarno yakni, bahwa tugas generasi bangsa akan lebih berat setelah kemerdekaan, yaitu : pertama secara analisa social, penulis dapat  katakana bahwa bangsa Indonesia belum merdeka seutuhnya, karena secara definisi bahwa Negara yang merdeka adalah Negara yang berdaulat secara ekonomi maupun politik. Atau dengan kata lainnya adalah bangsa  itu sendirilah yang menentukan nasibnya sendiri, alias tidak bergantung pada Negara lain baik dalam hal ekonomi maupun politik dan lain-lain. Lebih lanjut, jika di kaji/analisis lebih jauh dari persoalan tersebut, bahwa kita belum merdeka seutuhnya, karena kekayaan  alam kita masih dikuasai oleh Negara asing dan hanya segelintir orang saja.

Kedua, jika kita kaji secara umum dalam hal kebijakan, belum ada satu betuk program pun yanag menyentuh hajat orang banyak. Padahal, telah di tegaskan oleh para  pendiri Negara ini dalam pembukaan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesa dalam alenia ke empat  bahwa tujuan di bentuknya Negara Indonesia yaitu :  untuk mencerdaskan kehidupan bangasa, melindungi segenap tumpah darah Indonesia, ikut melaksanakan ketertibaan dunia, serta keadilan social bagi seluruh rakyat indonesa”. Namun, rata-rata kebijakan yang dilahirkan oleh  pemerintah adalah hanya lah menguntungkan para investor.

Ketiga, di tengah maraknya konflik kebijakan dan mandeknya demokrasi yang di tandainya dengan konflik partai politik, rakyat di giurkan dengan semakin maraknya kasus korupsi yang  semakin hari semakin membudaya dan  bahkan mengakar. Selain itu, budaya da karakter bangsa Indonesia semakin terkikis seiring dinamika globalisasi.

Dengan demikian, tepat sekali apa yang dikataan oleh presiden pertama kita bahwa perjuangan generasi bagsa lebih sulit setelah merdeka dari penjajah, karena akan melawan bangsa sendiri. Sehingga dalam posisi Negara yang seperti penulis katan di atas maka  “sosok kartini masa kini” sangat dibutuhkan.  Namun, pertanyaannya adalah seperti apa sosok kartini masa kini yang dibutuhkan oleh bangsa ini? Pertanyaan ini memang sangat berat untuk kita jabarkan. Namun, menurut hemat penulis, dalam kondisi politik, ekonomi, budaya, sosial-kemasyarakatan Indonesia yang penuh dengan carut-marut  sekarang ini , maka sosok Kartini yang cerdas, militan dan merakyat lah yang sekarang ini di butuhkan. Penulis akan menjelaskan ketiganya dengan singkat,lugas dan padat.

Pertama, yang dimkasud cerdas disini adalah mampu menganalisis atau peka terhadap  kondisi bangsa indonesia yang ada (sekarang dan kedepannya). Dengan demikian, akan mampu mengeluarkan segala kebijakan dan keputusan secara mandiri (bukan atas dasar intervensi) yang sesuai dengan kebutuhan bangsa Indonesia sekarang,besok dan kedepannya.

Kedua, militan adalah berani tampil sebagai garda terdepan dalam mengimplmentasikan hasil analis,ide/fikiran dan gagasannya yang progres ke panggung publik (sosial) yakni, dalam segala bidang, ruang dan waktu. Bukan sebaliknya memilki karakter dan mental budak di tengah arus globalisasi.

Ketiga, yang dimaksud degan merakyat adalah tentu semua yang dilakukan dan yang di fikirkan berpihak pada kepentingan rakyat (bangsa Indonesia), bukan pada segelintir orang atau golongan. Atau memiliki visi kerakyatan kedepannya dan bersikap kenegarawanan. Dengan demikian, bangsa Indonesia memiliki generasi yang jujur dan memilki rasa kepedulian social yang tinggi, bukan generasi yang individulis, kerdil dan berambisi kekuasaan.

Akhirnya, penulis ingin mengatakan bahwa, hari kartini bukan hanya sekadar untuk di peringati. Tetapi yang lebih penting adalah meneruskan cita-cita dan perjuangannya (R.A Kartini) secara nasional. Sehingga bangsa Indonesia mendambakan sosok kartini masa kini yang  sesuai dengan kondisi bangsa Indonesia sekarang ini. Oleh karena itu, menurut analisa penulis, sosok kartini masa kini yang ; cerdas,militan dan merakyat lah yang di butuhkan oleh bangsa Indonesia. Mudah-mudahan !!!