Senin, 21 April 2014

Makanan Khas Kalimantan Timur


Gagodoh atau Gaguduh (nama lain : Sanggar atau Cakodok) adalah sejenis kue khas Indonesia, terutama di Kalimantan Timur. Bentuknya semacam perkedel. Gagodoh terbuat dari tepung terigu, gula, garam, kapur, dan air. Untuk isi dari Gagodoh tersebut, biasanya menggunakan pisang (namanya menjadi Gaguduh Pisang atau Perkedel Pisang) dan Cempedak (namanya Gaguduh Tiwadak). Cara membuatnya adalah dengan mencampurkan semua bahan, termasuk pisang atau cempedak ke dalam sebuah wadah dan diaduk hingga rata. Setelah rata, adonan kemudian digoreng di dalam sebuah wajan berisi minyak yang sudah terlebih dahulu dipanaskan dan dibalik-balik hingga berwarna kuning keemasan. Gagodoh paling disantap dengan minuman berupa teh atau kopi di musim penghujan.

Pisang Gapit
Seperti namanya "pisang gapit" bahan utamanya adalah pisang setengah matang namun yag dibuat disini dibuat dari jenis pisang untuk membuat pisang goreng pada umumnya (pisang kepok, pisang sanggar, atau bisa juga pisang tanduk) yang proses pemasakannya dengan cara dipanggang sambil digapit, kemudian di pencet sampai pipih kemudian dicampur dengan saus tertentu. Gapit berasal dari bahasa Banjar dan Kutai yang artinya Jepit.
Amplang
Amplang adalah camilan yang terbuat dari campura ikan laut,tepung tapioka,telur dan bumbu bumbu lainnya,sangat cocok dimakan untuk menemani kita disaat kita santai dan dapat juga dimakan dengan nasi akan lebih enak.


Ongol-ongol
Ongol-Ongol adalah salah satu makanan tradisional di Indonesia. Bahannya antara lain terdiri dari tepung sagu aren kering, air, gula Jawa, daun pandan, kelapa dan garam.



  KalimantanTengah

 
Juhu Umbut Sawit
Mungkin nama sayuran ini sangat asing bagi sebagian orang karena namanya yang tidak populer. Namun orang pelancong yang sering ke tanah Dayak paling mencari sayuran yang terbuat dari bonggol kelapa ini. Dan bagi suku Dayak, juhu (sayur) umbut kelapa ini merupakan masakan favorit yang wajib dihidangkan di setiap diadakan acara-acara seperti pesta perkawinan, upacara kematian, ataupun acara syukuran. Bila orang Jawa mengenal sayur rebung, sayuran yang terbuat dari inti (bongkol) pohon bambu, maka sayur singkah ini juga berasal dari bongkol. Tapi, sayur singkah ini bukan diambil dari bongkol pohon bambu tapi bongkol pohon kelapa. Bentuk dan warnanya tidak jauh berbeda dengan rebung: putih. Yang membedakan, sayuran ini jauh lebih manis bila dibandingkan dengan rebung. Ini mungkin karena asalnya dari kelapa. Tak heran bila suku Dayak menyukai sayuran ini masih dalam kondisi mentah (belum dimasak). Mereka akan memakannya dengan dicampur dengan sambal.

Botok Daun Mengkudu
Botok daun mengkudu khas Mahakam merupakan masakan khas Kalimantan Timur yang biasa dihidangkan dalam acara kematian. Berikut dibawah ini merupakan bahan-bahan, bumbu beserta cara membuatnya.
Tempoyak
Tempoyak adalah masakan yang berasal dari buah durian yang difermentasi. Tempoyak merupakan makanan yang biasanya dikonsumsi sebagai lauk teman nasi. Tempoyak juga dapat dimakan langsung (hal ini jarang sekali dilakukan, karena banyak yang tidak tahan dengan keasaman dan aroma dari tempoyak itu sendiri). Selain itu, tempoyak dijadikan bumbu masakan. Citarasa dari Tempoyak adalah masam, karena terjadinya proses fermentasi pada daging buah durian yang menjadi bahan bakunya. Tempoyak dikenal di Indonesia (terutama di Palembang, Lampung dan Kalimantan), serta Malaysia. Di Palembang sendiri, makanan ini dimakan bersama ayam. Di Lampung, Tempoyak menjadi bahan dalam hidangan seriut atau campuran dalam sambal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar