Tujuan Wisata
- Palembang merupakan ibu kota Sumatera Selatan. Untuk mereka yang
menyukai wisata kuliner, tentu tak asing lagi dengan nama Pempek
Palembang, atau Kapal Selam. Namun hal yang menjadi tujuan wisata di
kota Palembang tidak sebatas pada kulinernya saja. Ada beberapa objek
wisata yang sangat terkenal dari kota Palembang, dan sayang untuk dapat
anda lewatkan jika anda berkunjung ke Sumatera Selatan.
Sungai Musi dan Jembatan Ampera
Tempat ini seperti sudah menjadi landmark dan ikon bagi kota Palembang.
Jembatan dengan panjang kurang lebih 1.117 meter dan lebar 22 meter ini
membelah sungai Musi yang melintas di tengah kota Palembang dan menjadi
salah satu jembatan besar yang ada di Asia Tenggara. Belum sah rasanya
jika anda ke Palembang namun tidak menyempatkan diri kesini.
Waktu paling tepat menurut saya untuk berkunjung ke Jembatan Ampera
adalah malam hari. Saat malam hari, dari tepian Sungai Musi, anda akan
disuguhkan Jembatan Ampera yang bermandikan cahaya lampu sehingga tampak
sangat megah. Sangat indah jika anda ingin mengabadikannya dalam foto.
Namun jika anda ingin melintasi Jembatan Ampera menyebrangi Sungai Musi,
atau berfoto diatas jembatan, maka pilihlah waktu siang hari saja.
![]() |
| Sumber : Panoramio - Soga Soegiarta |
Pagoda Pulau Kemaro / Pulau Kembang
Pulau Kemaro atau Pulau Kembang terletak di daerah delta Sungai Musi.
Untuk dapat mencapai kesini, anda harus menyewa perahu dari daerah
Benteng Kuto Besak, atau dari sekitar tepian Sungai Musi.
Di Pulau Kemaro, anda dapat merasakan nuansa Tionghoa yang sangat
kental. Disini terdapat Patung Buddha di tepian sungai, dan juga
Kelenteng Hok Tjing Rio. Dan yang paling menarik minat wisatawan adalah
sebuah Pagoda yang berdiri menjulang setinggi 9 lantai.
Selain Pagoda, ada beberapa hal yang juga menarik di Pulau Kembang ini.
Antara lain pohon cinta, yang memiliki cerita dan mitos rakyat
tersendiri. Serta makam Siti Fatimah, Putri Raja Palembang yang memiliki
cerita cinta yang tragis.
Benteng Kuto Besak
Benteng Kuto Besak adalah benteng yang didirikan sekitar abad ke-17,
pada masa Kesultanan Palembang Darussalam. Benteng ini didirikan dan
dimanfaatkan sebagai pertahanan untuk menghadapi penjajah Belanda. Saat
dibangung, Benteng ini diselesaikan dalam jangka waktu kurang lebih 17
tahun, oleh masyarakat Palembang dan China di masa itu. Dan Benteng Kuto
Besak merupakan salah satu Benteng di Indonesia yang tidak menggunakan
nama orang asing.
![]() |
| sumber : wismoyomp.blogspot.com |
Masjid Agung Palembang
Masjid Agung Palembang merupakan salah satu tempat yang wajib anda
kunjungi jika berkunjung ke Palembang. Masjid yang menjadi kebanggaan
masyarakat Palembang ini sangat unik, karena gaya arsitektur yang
memilki unsur dari berbagai daerah. Ini terlihat dari pintu Masjid yang
begitu besar ala eropa, dan atap masjid tidak seperti kebanyakan masjid
lainnya. Atap Masjid Agung Palembang ini tampak seperti kelenteng China.
wisata yg lain http://www.describeindonesia.com/sumatera/sumatra-selatan/item/750-travel-to-indonesia-gunung-dempo.html
Makanan tradisional palembang,,
Empek-empek

Siapa yang tidak mengenal empek-empek ? Makanan khas dari dearah Sumatera selatan, khususnya Palembang ini sudah menjadi makanan kegemaran masyarakat Indonesian pada umumnya. Empek-empak adalah kudapan yang terbuat dari ikan dan tepung sagu. Biasanya disajikan bersama kuah cuka (cuko) yang berwarna hitam kecoklatan, potongan ketimun, sedikit mie basah atau soun serta udang kering yang ditumbuk (ebi). Ikan yang digunakan untuk pembuatan empek-empek adalah ikan belida yang berada di sungai Musi. Seiring dengan langkanya ikan belida makan jenis ikan lainnya digunakan sebagai pengganti, antara lain ikan gabus, tenggiri, ikan ekor kuning, parang-prang, ikan sebelah dan kakap merah.klik disiniuntuk resep lemgkapnya
Tidak jelas siapa dan bagaimana sejarah terjadinya empek-empek. Namun menurut cerita rakyat masyarakat Palembang, empek-empek adalah hasil kreasi Apek (sebutan/panggilan bagi kaum lelaki masyarakat Cina) yang mengolah kelebihan ikan di daerah tersebut. Penjaja kudapan baru ini dipanggil Mpek/Apek sehingga terciptalah nama Empek-empek. Berdasarkan cerita rakyat tesebut, sangatlah mungkin empek-empek adalah adaptasi dari makanan Cina seperti bakso ikan, ngoh yang dan kekian.
Jenis pempek yang terkenal adalah "pempek kapal selam", yaitu telur ayam yang dibungkus dengan adonan pempek dan digoreng dalam minyak panas. Ada juga yang lain seperti pempek lenjer, pempek bulat (atau terkenal dengan nama "ada'an"), pempek kulit ikan, pempek pistel (isinya irisan pepaya muda rebus yang sudah dibumbui), pempek telur kecil, dan pempek keriting.
Mie celor
Satu lagi kuliner khas Palembang yang harus di ketahui dan tentunya di cicipi, namanya adalah mie celor. selama ini kita mungkin mengenal palembang dengan empek-empek atau yang sudah saya tampilkan sebelumnya yaitu celimpungan. Ternyata palembang juga memiliki kuliner khas lain yang berbahan dasar mie dan di beri nma mie celor.Mie dari mie celor ini terbuat dari mie basah biasa. Yang berbeda adalah kuahnya. Kuahnya agak kental dan diberi udang. Yang khas dari mie celor adalah irisan telur rebus plus toge rebus yang dimakan bersama mie dan kuah udang tadi. Rasanya agak hot sedikit karena dicampur dengan cabe merah. Tapi biasanya wong Palembang akan makan dengan cabe hijau halus yang telah tersedia di masing-masing meja restoran karena kurang pedas, katanya. tapi bagi yang kurang suka dengan pedas mie celor juga sudah cukup pedas.
Selain itu, di setiap meja makan disediakan kerupuk ikan palembang atau rempeyek kacang. Tentunya tidak gratis, harus bayar terpisah tergantung jumlah kerupuk atau rempeyek yang dimakan. Harga seporsi mie celor adalah Rp 10.000, jadi anda tidak perlu "pusing " setelah menyantap salah satu kuliner khas palembang ini.
untuk kita yang tinggal jauh dari palembang tidak perlu khawatir tidak bisa menikmati kuliner khas ini, karena kita bisa membuatnya sendiri di rumah. bahan yang di gunakan relatif mudah di dapat dan membuatnya pun tidak susah-susah baget. silahkan klik disini untuk melihat resep dan cara membua mie celor khas palembang ini.
Salah satu restoran atau tempat makan mie celor asli Palembang yang terkenal terletak di Jalan Pasar 26 Ilir. Restorannya tidak begitu besar dan sederhana, tetapi banyak pejabat negara yang mampir ke restoran ini untuk menikmati rasa mie celornya yang lezat. Dan konon restoran ini bahkan menjadi langganan gubernur Sumatera Selatan jika beliau atau keluarganya memiliki hajatan.
Es kacang merah
Es kacang merah sebenarnya juga bukan hanya terdapat di Palembang, tetapi di kota Manado juga ada, tetapi walaupun namanya sama es kacang merah yang ada di Palembang dan yang ada di manado Manado sangat berbeda, hanya kacang merahnya saja yang membuat keduanya sama, tapi untuk yang lainnya berbeda. Dan disini saya akan fokus membahas es kacang merah yang ada di palembang.
Di dalam es kacang merah terdapat berbagai macam campuran bahan, yaitu cincau, tape, dawet, nangka dan yang tentunya kacang merahnya. Sedangkan untuk sirupnya sendiri adalah sirup merah (coco pandan), susu dan untuk tambah nikmatnya adalah cokelat cair. Bisa di bilang minuman ini adalah minimalis dari segi bahan tetapi maximalis dari segi rasa.silahkan lihat resep dan cara membuatnya disini.
Di kota plembang dan sekitarnya kita akan dengan mudah menemukan iminuman sehar yang satu ini, biasanya es kacang merah disuguhin untuk teman makan pempek atau berbagai macam makanan khas Palembang lainnya. Tetapi es kacang merah juga biasa diminum ketika waktu senggang, apalagi ketika cuaca sedang panas, dijamin anda akan langsung segar dan bersemangat lagi.
Celimpungan

Orang lebih tau kalau makanan khas dari palembang adalah empek-empek padahal ada makanan lain dari palembang yang rasanya tidak kalah dari empek-empek, makanan itu adalah celimpungan. Celimpungan adalah makanan yang berbahan dasar sagu dan ikan.klik disini untuk melihat resepnya. Kota palembang memang identik dengan makanan-makanan yang berbau ikan dkk.
Celimpungan bisa disajikan dengan lontong dan sayur dan lauknya, bisa juga hanya disajikan sendiri. Kalau lagi ada hari raya, biasanya celimpungan adalah salah satu menu favorit.
Perbedaan di antara celimpungan dan empek-empek terletak pada bentuk dan kuahnya. Celimpungan berbentuk bulat dengan diameter 10 cm dan tipis (pipih). Kuahnya terbuat dari santan dan racikan bumbu-bumbu lainnya. Celimpungan dimakan bersama sambal gorengnya
sumber http://kulinerindonesiamancanegara.blogspot.com/2013/02/kuliner-khas-sumatera-selatan.html




Tidak ada komentar:
Posting Komentar